Manfaat Alang-alang untuk obat :
Bukan semua bagian yang bisa di gunakan sebagai obat, tetapi hanya akarnya (rimpang) saja yang bisa jadikan obat. Banyak penyakit yang bisa di sembuhkan dengan alang-alang, akarnya (rimpang) sering di gunakan untuk bahan obat-obatan herbal untuk meluruhkan kencing, mengobati demam, pembersih darah, penambah nafsu makan, dan juga dapat di gunakan dalam upaya penyembuhan penyakit kelamin (kencing nanah, kencing darah, raja singa), penyakit ginjal, tekanan darah tinggi, dan mengobati luka.
Uji Klinik :
Uji Klinik: Dekokta akar alang-alang dengan dosis 250-300 g, 2 kali pagi dan sore dapat menyembuhkan 27 kasus dari 30 penderita nefritis akut. Pada nefritis kronis, herba alang-alang dapat mengurangi edema dan menurunkan tekanan darah. Dekokta herba 250 g dalam bentuk tunggal maupun dikombinasikan dengan rimpang dan daun Nelumbo nucifera dan daun Agrimonia pilosa dapat mengobati epistaksis (mimisan), hemoptisis (batuk darah), hematuri (kencing darah), menorrhagia, dan perdarahan gastrointestinal bagian atas. Di samping itu dilaporkan juga bahwa dekokta akar alang-alang dapat efektif untuk pengobatan hepatitis viral akut pada 28 kasus; biasanya digunakan bersama-sama dengan Plantago asiatica, Glechoma longituba dan tunas Artemisia capillaris. Toksisitas: Pada pemakaian sesuai aturan, praktis tidak toksik. Efek yang tidak dfinginkan: Pusing, mual, adanya peningkatan rasa ingin buang air besar, kadang-kadang terjadi pada penggunaan klinik. Teknologi Farmasi: Selulosa daun alang-alang mempunyai daya serap terhadap air yang relatif cukup baik dalam pembuatan tablet secara cetak langsung.
Cara Memanfaatkan :
Bagian yang di gunakan adalah rimpangnya (akar) .
Untuk peluruh air kencing
Caranya :
- 49 Akar alang-alang di potong dan bersihkan.
- Tambahkan sekitar 2 gelar air putih
- Panaskan hingga mendidih
- Diamkan agar dingin.
- Di saring kemudian Minum rutin 2x sehari.
Caranya :
- 1 sendok penuh rimpang alang-alang,
- Rebus dengan beberapa potong tang kwe (daging buah beligu setengah matang yang dibuat manisan kering) dalam dua gelas sampai airnya tinggal separuh.
- Airnya diminum 2 gelas 1 hari.
Komposisi :
Akar: metabolit yang telah ditemukan pada akar alang-alang ter.diri dari arundoin, fernenol, isoarborinol, silindrin, simiarenol, kampesterol, stigmasterol, ß-sitosterol, skopoletin, skopolin, p-hidroksibenzaladehida, katekol, asam klorogenat, asam isoklorogenat, asam p-kumarat, asam neoklorogenat, asam asetat, asam oksalat, asam d-malat, asam sitrat, potassium (0,75% dari berat kering), sejumlah besar kalsium dan 5-hidroksitriptamin. Dari hasil penelitian lain terhadap akar dan daun ditemukan 5 macam turunan flavonoid yaitu turunan 3',4',7-trihidroksi flavon, 2',3'-dihidroksi kalkon dan 6-hidroksi flavanol. Suatu turunan flavonoid yang kemungkinan termasuk golongan flavon, flavonol tersubstitusi pada 3-0H, flavanon atau isoflavon terdapat pada fraksi ekstrak yang larut dalam etilasetat akar alang-alang. Pada fraksi ekstrak yang larut dalam air akar alang-alang ditemukan golongan senyawa flavon tanpa gugus OH bebas, flavon, flavonol tersubstitusi pada 3-0H, flavanon, atau isoflavon.
Terima kasih Anda telah membaca artikel tentang Alang-alang sebagai obat herbal alami. Anda boleh menyebar luaskan atau mengcopy paste-nya jika artikel Alang-alang sebagai obat herbal alami ini bermanfaat bagi anda, namun jangan lupa untuk meletakkan link Alang-alang sebagai obat herbal alami sebagai sumbernya.



0 komentar:
Posting Komentar